Digital Printing

By |

Banyak orang yang menganggap kata Digital printing mempunyai arti yang sama dengan kata Percetakan Offset. Hal ini tidak sepenuhnya salah karena digital printing dan percetakan offset sebenarnya sama, namun ada beberapa hal yang membedakan mereka.

Secara umum, digital printing hanya bisa mencetak lembaran dengan ukuran sedang hingga kecil sedangkan percetakan offset bisa mencetak dengan lembaran besar. Numun perlu diingat ini hanyalah anggapan masyarakat. Sekarang banyak usaha digital printing yang menyediakan jasa percetakan spanduk.

Sebenarnya perbedaan digital printing dan percetakan offset terletak pada harga. Harga sangat penting karena menentukan modal yang harus dikeluarkan oleh sebuah badan usaha.

Percetakan offset memiliki harga yang cukup tinggi karena percetakan offset memerlukan pelat. Satu pelat mewakili satu huruf atau angka. Semakin banyak pelat huruf atau angka yang digunakan, jumlah biaya yang harus dibayar pun semakin besar. Selain pelat, harga percetakan offset juga ditentukan oleh jenis kertas, paduan warna, ukuran kertas dan kualitas warna.

Dalam proses pencetakan menggunakan digital printing tidak diperlukan pelat sehingga harganya tidak diukur dari sana. Digital printing terhitung lebih murah daripada percetakan offset karena harga digital printing hanya terpengaruhi oleh kualitas kertas, jenis kertas, ukuran kertas dan warna istimewa untuk huruf seperti emas atau perak.

Untuk penghematan biaya pengeluaran, digital printing merupakan pilihan yang terbaik terutama bila konsumer hanya mencetak 1000 buah atau kurang. Memang mencetak secara offset lebih cepat daripada mencetak menggunakan cara digital printing. Sedangkan untuk hasil, tidak ada perbedaan yang signifikan untuk hasil percetakan offset dan digital printing.